Pengalaman Saya di Libur Sekolah
Disaat waktu libur akhir semester, saya melakukan berbagai hal untuk mengisi waktu saya. Antara lain bertemu dengan sepupu, bermain dengan teman, atau bahkan hanya berolahraga dan bermain games di rumah.
Saya pergi ke Dufan dengan beberapa teman sekelas saya di kelas 7. Saya berangkat pada jam 10 pagi untuk daftar masuk Dufan. Kelas saya membeli tiket fasttrax sedangkan orangtua kita membeli tiket annual pass. Ketika kami masuk area Dufan, kita berkumpul dahulu di logo Dufan.
Setelah kita berkumpul, kami naik wahana Ontang-anting, Hysteria, hallilintar, kora-kora, dan lain-lain. Menaiki wahana tersebut memiliki kesan yang berbeda dari ekspektasi saya, karena saya memang sudah lama berpergian ke Dufan. Saat kami bersenang-senang, adzan dhuzur berkumandang. Ketika jam 12 siang, kami melaksanakan ishoma.
Setelah ishoma, kami menaiki wahana Niagara, Arung Jeram, Ice Age, The Conjuring, dan rumah miring. Kami memang sengaja bermain wahana yang menyebabkan basah dahulu sehingga tidak repot. Untuk The Conjuring, hanya dua dari kami yang memasuki wahana tersebut, yaitu Tsar dan Khrisna. Kami juga sekalian jajan makanan ringan dan minuman ketika di sekitaran Ice age. Lalu kami berhenti sejenak untuk melaksanakan sholat ashar. Saya tidak menjadi imam saat melaksanakan sholat ashar.
Setelah itu, kami menaiki poci-poci, alap-alap, dan istana boneka. Menaiki istana boneka membuat kami kantuk. Lalu kami masuk ke dalam photobooth untuk mengambil beberapa foto. Berikut foto-foto yang kami ambil.
Dufan tutup saat jam 6 malam. Kami berkumpul dulu di pintu keluar sebelum kami berpisah. Saya menunggu sambil mendengarkan lagu yang dinyanyikan di atas stage dekat saya. Lalu kami berpisah dan pulang. Pengalaman di Dufan tersebut tentu akan menjadi bagian dari kenangan di 7F.
1. Hysteria
Saya menyukai wahana tersebut karena pergerakannya yang sukar ditebaki. Terkadang tempat duduk wahana tersebut naik secara tinggi, terkadang turun secara pelan-pelan. Walau tidak seekstrim wahana tower of terror di Jepang yang teman saya pernah naiki, wahana ini merupakan wahana yang sungguh menegangkan.
2. Alap-alap
Wahana tersebut merupakan wahana yang jauh lebih ringan dari halillintar, bahkan seorang anak 6 tahun diperbolehkan untuk menaikinya. Walau wahana ini lebih ringan dari halillintar, wahana ini akan masih mengagetkan jika kamu menaikinya pertama kali dalam jangka waktu yang lama. Wahana ini pun juga diulang hingga 2 kali, maka wahana ini sedikit lebih lama dari halillintar. Sehingga bisa merasakan sejuknya menaikinya lebih lama.
3. Halillintar
Halillintar merupakan satu-satunya wahana roller coaster di Dufan, selain wahana rumah misteri dan alap-alap. Wahana ini bukan wahana terekstrim, tetapi wahana ini tetap merupakan wahana yang sangat seru dan tentu menegangkan. Supaya tidak pingsan, jangan lupa untuk minum air putih secukupnya sebelum menaiki wahana ini. Tenggorokan saya kering setelah menaikinya, padahal saya sudah minum yang banyak.
Selain Dufan, saya juga melakukan berbagai hal seperti:
1. Berpergian ke PRJ (Pekan Raya Jakarta)
PRJ merupakan tempat acara yang berlangsung lebih dari sebulan dalam setiap tahun. Di PRJ terdapat berbagai kuliner dan barang belanjaan yang tentu memiliki diskon yang sangat besar. Saya ke PRJ dua kali pada tahun ini.2. Berolahraga secara rutin
Sewaktu les basket saya kembali latihan lagi, saya juga melakukan berbagai olahraga di rumah seperti basket dan skipping.
3. Bermain Game Online
Tentu saya juga bermain games sesaat libur untuk mengisi waktu saya. Ketika bermain, saya sering melakukannya dengan teman-teman saya.
Demikianlah dari blog ini. Semoga teks ini bermanfaat, mohon maaf jika ada salah kata. Sekian dan terimakasih!
Muhammad Gybran Azhar 8C




Comments
Post a Comment